Gelar Parenting “Menyambung Hati dalam Pernikahan” LDII Cikarang Timur, Bahas Strategi Cegah Konflik Rumah Tangga
Cikarang Timur – Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Cikarang Timur menggelar acara parenting bertema “Menyambung Hati dalam Pernikahan” pada Minggu (10/8/2025) di Masjid Baitul Manshurin, Jababeka, Cikarang. Kegiatan ini bertujuan memperkuat keharmonisan rumah tangga sekaligus mencegah munculnya konflik melalui pembekalan keterampilan parenting, komunikasi efektif, dan pembinaan hubungan pasangan.

Acara yang dimulai pukul 08.00–11.30 WIB ini diselenggarakan oleh panitia gabungan dari PC LDII Cikarang Timur, Cikarang Utara, dan Cikarang Pusat, dengan Ketua Pelaksana Choirudin Hadi serta dukungan penuh dari tim yang dikomandoi Anggota Departemen P2KK DPD LDII Kabupaten Bekasi, Fia Azis Sudirto.
Pemateri Kompeten, Peserta Membludak
Dua pakar psikologi keluarga dihadirkan sebagai narasumber, yakni Dra. Nana Maznah Prasetyo, M.Si (Praktisi Psikologi Keluarga & Konselor Pernikahan) dan Endah Anggraeni, S.Psi (Konselor Pernikahan). Materi difokuskan pada keterampilan komunikasi, teknik mendengarkan yang efektif, serta kiat menjaga hubungan harmonis berdasarkan lama usia pernikahan.
Peserta dibagi ke dalam tiga kelompok: pasangan menikah 0–5 tahun, 5–15 tahun, dan di atas 15 tahun. Cara ini membuat penyampaian materi lebih relevan dengan pengalaman masing-masing kelompok.
Ketua Pelaksana, Choirudin Hadi, mengungkapkan antusiasme peserta luar biasa. “Peserta yang hadir sekitar 300 orang, melebihi perkiraan awal. Respon warga sangat positif, apalagi materi yang dibawakan sangat relevan dengan kehidupan berumah tangga,” ujarnya.
Hal senada disampaikan panitia, Fia Azis Sudirto, yang menilai kegiatan ini sangat bermanfaat. “Area masjid hampir penuh, tapi alhamdulillah acara berjalan lancar. Bagi saya pribadi sebagai ibu rumah tangga, ilmu ini sangat membantu untuk memperkuat keluarga,” tuturnya.
Dukungan DPD LDII Kabupaten Bekasi
Acara ini juga dihadiri Wakil Ketua DPD LDII Kabupaten Bekasi, Bapak Dadang, yang memberikan apresiasi tinggi. “Kami berharap kegiatan seperti ini dapat rutin dilakukan. Rumah tangga yang kuat adalah pondasi masyarakat yang rukun, kompak, dan harmonis,” pesannya.
Fokus pada Pencegahan Konflik Rumah Tangga
Melalui tema “Menyambung Hati dalam Pernikahan”, LDII berupaya menjawab tantangan tingginya angka konflik rumah tangga di luar sana, dengan memberikan bekal keterampilan yang aplikatif. Dengan komunikasi yang baik, saling memahami, dan memperkuat hubungan emosional, diharapkan keluarga LDII dapat menjadi teladan dalam masyarakat.
