LDII

LDII Kabupaten Bekasi Hadiri Diskusi Bersama Peringatan Hardiknas 2026, Dorong Pendidikan Berbasis Karakter dan Kolaborasi

Bekasi 03 Mei 26 – DPD LDII Kabupaten Bekasi menghadiri dialog diskusi dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 yang mengusung tema “Menimbang Kebijakan Pendidikan: Studi Perbandingan DKI Jakarta dan Jawa Barat”. Kegiatan ini berlangsung di Pesantren Nurul Huda pada Sabtu (2/5/2026), dan diikuti oleh tokoh agama, akademisi, praktisi dan para pakar pendidikan serta pemangku kebijakan di Kabupaten Bekasi.

Hadir dalam forum tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bekasi, Ujang Ruhiat, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, serta Anggota Komisi IX DPR RI, Rieke Diah Pitaloka. Diskusi berlangsung dinamis dengan menghadirkan kajian berbasis data serta dialog konstruktif guna merumuskan arah kebijakan pendidikan yang lebih tepat sasaran.Forum ini menjadi ruang strategis bertemunya pemangku kebijakan dan praktisi pendidikan untuk bertukar gagasan. Berbagai isu penting mengemuka, mulai dari kesenjangan kualitas pendidikan antarwilayah hingga tantangan pemerataan akses pendidikan. Selain itu, perhatian terhadap infrastruktur pendidikan dan angka anak tidak sekolah juga menjadi sorotan serius yang membutuhkan langkah konkret dari pemerintah.Dalam pemaparannya, Rieke Diah Pitaloka menekankan pentingnya mengembalikan ruh pendidikan pada filosofi Ki Hajar Dewantara, yakni “Ing ngarso sung tulodo, ing madyo mangun karso, tut wuri handayani.” Menurutnya, pendidikan tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga harus mampu membentuk karakter, akhlak, serta tanggung jawab sosial peserta didik.“Pendidikan harus menjadi sarana membangun manusia seutuhnya, bukan sekadar mengejar kecerdasan intelektual. Nilai-nilai keteladanan dan karakter harus menjadi fondasi utama,” ujarnya. Ia juga menyoroti pentingnya integrasi pendidikan berbasis pesantren sebagai bagian dari sejarah dan kekuatan pendidikan nasional.

Sementara itu, Ketua DPD LDII Kabupaten Bekasi, H. Sarjimin, menegaskan komitmen LDII dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan. Ia menyampaikan bahwa sektor pendidikan merupakan bagian dari delapan klaster pengabdian LDII yang terus dikembangkan secara berkelanjutan.

“LDII berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam dunia pendidikan, baik melalui penguatan karakter maupun peningkatan kompetensi tenaga pendidik,” ujar Sarjimin. Dalam kegiatan ini, LDII Kabupaten Bekasi turut mengikutsertakan sejumlah tenaga pendidik di bawah naungannya, termasuk Kepala Sekolah SMP Roudhotul Ilmi Boarding School (RIBS), Andika, beserta para guru.

SMP RIBS yang berada di bawah Yayasan Baitul Atiq merupakan salah satu lembaga pendidikan yang bernaung di DPD LDII Kabupaten Bekasi dan berfokus pada pengembangan pendidikan berbasis karakter dan keagamaan.

Melalui keikutsertaan dalam dialog Hardiknas 2026 ini, LDII Kabupaten Bekasi berharap dapat memperkuat sinergi dengan berbagai pihak dalam mendorong kebijakan pendidikan yang inklusif, berkualitas, serta berorientasi pada pembentukan generasi unggul dan berakhlak mulia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Fatal error: Uncaught wfWAFStorageFileException: Unable to save temporary file for atomic writing. in /home/u1572871/public_html/ldiikabbekasi.or.id/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php:34 Stack trace: #0 /home/u1572871/public_html/ldiikabbekasi.or.id/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php(658): wfWAFStorageFile::atomicFilePutContents() #1 [internal function]: wfWAFStorageFile->saveConfig() #2 {main} thrown in /home/u1572871/public_html/ldiikabbekasi.or.id/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php on line 34