LDIIOrganisasi

Bakesbangpol Kabupaten Bekasi Kunjungi DPD LDII, Bahas Kontribusi Sosial hingga Kemandirian Ekonomi

Bekasi 4/9 — Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Bekasi melakukan kunjungan kerja ke Kantor Sekretariat DPD LDII Kabupaten Bekasi, Jumat (4/9/2026). Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi sekaligus menggali berbagai kontribusi organisasi kemasyarakatan dalam mendukung pembangunan dan ketahanan sosial di Kabupaten Bekasi.

Plt. Kepala Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial Budaya, Agama dan Organisasi Kemasyarakatan Bakesbangpol Kabupaten Bekasi, Daniel Aritonang, S.STP, M.Si., hadir dalam kunjungan tersebut. Kedatangannya disambut Ketua DPD LDII Kabupaten Bekasi, H. Sarjimin, beserta jajaran pengurus.


Plt. Kepala Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial Budaya, Agama dan Organisasi Kemasyarakatan Bakesbangpol Kabupaten Bekasi, Daniel Aritonang, S.STP, M.Si., hadir dalam kunjungan tersebut. Kedatangannya disambut Ketua DPD LDII Kabupaten Bekasi, H. Sarjimin, beserta jajaran pengurus.

Dalam pertemuan itu, H. Sarjimin memaparkan berbagai kegiatan dan kontribusi LDII Kabupaten Bekasi yang selama ini dijalankan di tengah masyarakat. Kontribusi tersebut mencakup sejumlah bidang, mulai dari sosial, ekonomi, budaya, kepemudaan, kerukunan umat beragama hingga pemberdayaan perempuan.

Menurut H. Sarjimin, keberadaan organisasi kemasyarakatan tidak hanya berperan dalam pembinaan internal, tetapi juga dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui berbagai program yang menyentuh kebutuhan sosial dan pemberdayaan.

“LDII Kabupaten Bekasi terus berupaya memberikan kontribusi positif bagi masyarakat melalui berbagai bidang, termasuk pemberdayaan masyarakat, kepemudaan, ekonomi, sosial dan kerukunan umat beragama,” ujar H. Sarjimin dalam kesempatan tersebut.

Salah satu program yang mendapat perhatian Daniel adalah kiprah LDII Kabupaten Bekasi melalui bidang Pemberdayaan Perempuan dan Kesejahteraan Keluarga (P2KK). Program tersebut dinilai memiliki relevansi kuat dengan upaya membangun ketahanan keluarga dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dari lingkungan keluarga.

Bidang P2KK LDII Kabupaten Bekasi turut menyampaikan sejumlah kegiatan yang telah dilakukan, antara lain edukasi mengenai pencegahan bullying, sosialisasi pengaruh penggunaan gadget terhadap tumbuh kembang anak, serta berbagai program pemberdayaan generasi muda.

Berbagai kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan keluarga yang lebih sehat, aman dan mendukung perkembangan anak. Di sisi lain, pembinaan generasi muda diarahkan agar mereka memiliki karakter positif sekaligus mampu berperan aktif di tengah masyarakat.

Selain bidang sosial dan pemberdayaan keluarga, DPD LDII Kabupaten Bekasi juga memaparkan kontribusinya dalam bidang kemandirian ekonomi. Sejumlah warga LDII di Kabupaten Bekasi mengembangkan berbagai potensi ekonomi melalui kegiatan usaha yang dilakukan secara mandiri maupun bersama.

Dalam mengembangkan kemandirian ekonomi, DPD LDII Kabupaten Bekasi berupaya mengoptimalkan potensi yang tersedia di lingkungan warga. Beberapa bentuk kegiatan yang telah dikembangkan antara lain penyediaan air minum mandiri, unit usaha bersama, serta berbagai aktivitas ekonomi produktif lainnya.

Kunjungan kerja Bakesbangpol tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya sinergi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan dalam membangun ketahanan sosial, ekonomi dan budaya di Kabupaten Bekasi. Komunikasi yang terbuka diharapkan dapat memperkuat koordinasi serta mendorong lahirnya program-program yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

Pertemuan antara Bakesbangpol Kabupaten Bekasi dan DPD LDII Kabupaten Bekasi pun berlangsung dalam suasana dialogis. Berbagai program yang telah berjalan menjadi bahan pertukaran informasi untuk melihat potensi kolaborasi dan kontribusi organisasi kemasyarakatan dalam menjaga kondusivitas serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bekasi.

Ke depan, sinergi tersebut diharapkan terus berkembang, sehingga peran organisasi kemasyarakatan dapat semakin dirasakan dalam menjawab berbagai tantangan sosial sekaligus mendorong masyarakat yang mandiri, berdaya dan harmonis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *